Portal Prediksi Sepak Bola Malam ini dan Berita Bola Akurat

Website portal berita bola dan prediksi sepak bola malam ini

Kapten West Ham Usir Payet Dari Klubnya

Mark Noble West Ham, Mark Noble, West Ham, Dimitri Payet, Marseille, , Olympique de Marseille, premier league, ligue 1. liga inggris
Mark Noble West Ham

Salah satu klub papan atas liga Prancis yaitu Olympique de Marseille, sangat ingin menguasai  keahlian dari pemain bintang West Ham United yaitu Dimitri Payet. Bahkan klub tersebut tak ingin menunggu lama dan berharap sang pemain yang baru membela West Ham tanggal 26 Juni 2015 kemarin bergabung kembali pada bursa transfer musim dingin ini.

Nama Payet sebenarnya bukan hal yang baru untuk Marseille karena sebelumnya sang pemain sudah pernah bergabung di klub selama dua musim dari Juni 2013 hingga dibeli West Ham. Dan kabarnya kemungkinan untuk pemain berkebangsaan Prancis itu datang ke Marseille sangat besar. Hal ini diketahui bahwa Jacques-Henri Eyraud selaku Presiden klub, telah turun tangan dan terbang ke London langsung untuk dapat bernegosiasi dengan sang pemilik untuk dapat merelakan Payet.

Bafetimbi Gomis selaku salah satu pemain dari Marseille pun mengatakan “Presiden akan melakukan apapun untuk menutup kesenjangan jika memang perlu, jadi setiap pemain yang punya kualitas yang baik akan sangat diterima di Marseille. Kami mendengar nama, Anda [media] menulisnya nama atau kolega Anda. Jadi saya tidak sabar untuk segera menyambut Dimitri Payet. Jika dia ingin datang ke Marseille, maka kami akan menerimanya di sini,”.

Peluang besar kepindahan Payet pun ternyata selaras dengan keinginan dari sang pemain yang berusia 29 tahun tersebut. Selain karena tawaran dari klub tersebut dan sudah pernah membela klub sebelumnya, ternyata hubungan antara pemain dengan dan West Ham sedang tidak baik bahkan Payet saat ini sedang dicoret dari tim utama.

Mark Noble sebagai Kapten West Ham pun mengakui hal tersebut. Hal ini dikarenakan ia tidak senang dengan keputusan yang diambil oleh Payet. Bahkan Ia tidak ragu untuk meminta sang pemain segera pergi dari timnya dengan segera jika memang tidak betah.

West ham sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain bernomor punggung 27 itu walau Ia meminta untuk dijual. Namun karena Payet menolak berlatih, kemudian klub tidak memasukkan namanya dalam tim.

Nobel mengungkapkan kekecewaannya kepada Soccerway “Saya marah dan kecewa karena sebelumnya saya selalu mengatakan bahwa Payet adalah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya. Saya tidak berbicara dengannya selama dua atau tiga minggu terakhir. Saya tidak tahu alasannya,”

Karena keadaan yang semakin memanas, sang kapten tak ragu untuk meminta Payet untuk segera pergi dari klubnya. Ia berpendapat, jika seorang pemain sudah tidak ingin membela timnya, lebih baik dia segera diusur walaupun ia menjadi pemain bintang. Ia mengatakan “Jika seorang sudah tidak ingin bermain untuk timnya, maka lebih baik mereka tidak usah bermain saja,”.

Akhirnya walau bertandinga dengan Payet, West Ham ternyata masih mampu menghadapi Crystal Palace dengan skor 3-0 tanggal dua hari yang lalu. Bagi yang menyukai sepak bola dan ingin mencoba keberuntungan serta skillnya dalam sepak bola bisa langsung bermain sbobet hanya di http://viralbola.com/agen-bola-sbobet-terpercaya/ dan dapatkan banyak uang jika kamu beruntung!

Mata Ingin MU Lupakan Pertandingan Melawan Liverpool

Juan mata, manchester united,premier league. liga inggris,
Juan Mata MU

Gelandang serang Manchester United yaitu Juan Mata sempat mengatakan untuk timnya segera berbenah diri dan dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Stoke City. Hal ini dikarenakan pertandingan di pekan ini saat United menghadapi Liverpool, mereka hanya mampu mengimbangi permainan lawan saja.

Pertandingan putaran ke 21 dalam ajang kompetisi Premier League yang diselenggarakan pada tanggal 15 januari 2017 di Old Trafford, menghasilkan skor 1-1. Padahal Manchester sedikit lebih unggul dalam hal menguasai bola. Namun mereka tak mampu memperbanyak peluang untuk menembakkan bola ke gawang lawan.

Memang dalam laga tersebut pressing yang ada cukup tinggi terutama setelah sang tamu  menghasilkan angka melalui tendangan penalti yang dilakukan James Milner. Hasil menit ke-27 tersebut diberikan karena menyentuh bola dengan tangannya di kotak penalti.

Unggulnya sang tamu untuknya berhasil dipatahkan oleh tandukan Zlatan Ibrahimovic. Umpan silang umpan crossing dari Antonio Valencia di menit ke 84 ternyata mampu dimanfaatkan baik oleh Ibra didalam kotak penalti.

Walaupun merasa tak puas dengan hasil pertandingan tersebut, Juan Mata pun meminta timnya untuk segera melupakan duel dengan pasukan Jurger Klopp tersebut dan lebih konsentrasi ke pertandingan selanjutnya di Britannia Stadium.

Melalui blog pribadinya, Ia mengatakan “Yang harus kami pikirkan sekarang adalah memulai lagi dari awal dan mencoba untuk menang di pertandingan berikutnya. Tim ini sudah menunjukkan kebanggaan hingga akhir, dan Old Trafford ikut berjuang bersama kami, seperti sebelum-sebelumnya. Namun Sekarang waktunya untuk memulihkan fisik kami untuk pekan depan karena kompetisi ini terus berjalan,”

Kemudian Mata melanjutkan ” “Liverpool mencetak gol pertama, dari titik penalti, dan kami tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang yang kami dapat untuk menyamakan kedudukan sebelum jeda. Dalam beberapa menit terakhir kami mendorong sangat keras untuk kemenangan, yang merupakan sesuatu telah dilakukan oleh United selama bertahun-tahun di masa lalu,”

“Zlatan mampu menyamakan skor, dan kami merasa bahwa, jika permainan berjalan lebih lama lagi, kami akan menang. Sayang sekali, karena target kami jelas adalah tiga poin. Mungkin kita tidak melihat sebuah laga sepak bola yang terbaik tapi itu pertandingan yang mendebarkan yang penuh rivalitas,” ungkapnya. Yuk lihat prediksi sepak bola lainnya hanya di website ini dan link yang kami cantumkan!

Kekalahan Leicester Melawan Peringkat Pertama Klasemen Masih Wajar

Leicester City vs Manchester City 15 Januari 2017, Leicester City vs Manchester City, Leicester City, Manchester City, claudio ranieri, antonio conte
Claudio Ranieri – Leicester City

Sang pelatih Leicester City yaitu Claudio Ranieri sangat kecewa dengan kekalahan yang dialami tim asuhannya dalam pertandingan terakhir mereka melawan Chelsea pada tanggal 15 Januari 2017 pukul 00.30 WIB. Namun kekalahannya tersebut masih dianggap wajar karena menurutnya para pemain telah bertarung dengan baik dalam menghadapi peringkat pertama klasemen di Liga Inggris pekan ini.
Dalam laga itu, Leicester terpaksa menerima kekalahan dengan cukup telak dengan menelan tiga buah gol ke gawangnya dan tanpa perlawanan. Dua gol yang dihasilkan dari Marcos Alonso ditambah sebuah gol dari Pedro membuat The Foxes merelakan seluruh poin kali ini dibawa pergi oleh sang tamu.

Setelah pertandingan tersebut berakhir, sang pelatihpun menjelaskan analisanya yang membuat pasukannya dipermalukan di hadapan para suporternya di King Power Stadium. Ia mengatakan kepada BBC Sport, “Hari ini kami sudah tampil bagus tapi kalah dan begitulah sepakbola. Pergantian yang saya lakukan sudah efektif, jika anda mengecualikan dua gol awal di masing-masing babak saat kami bermain di level yang sama dengan mereka. Kami bermain dengan serangan balik dan menekan dengan tinggi, tapi akan jadi pertandingan yang sama sekali berbeda kalau saja kami tak kebobolan dua gol tersebut,”.

Ia menambahkan “Kami tak kehilangan fokus, kami harus sangat cermat di kotak penalti karena pergerakan mereka sangat bagus. Kami sudah bermain bagus menghadapi Pedro, Hazard dan Willian tapi kami seharusnya menutup pemain lain dengan lebih baik,”

Seringnya kekalahan yang dialami oleh Leicesterpun bukan berarti pelatihnya kurang baik. Malah pelatih Chelsea yang menjadi lawannya saat itu pun, Antonio Conte,  mengakui bahwa Ia juga sering berkonsultasi dengan Ranieri. Hal ini dikarenakan Conte belum berpengalaman dalam hal kepelatihan di Liga Inggris.

Seperti yang dicatat oleh Goal International, Conte mengungkapkan “Saya menanyakan padanya banyak hal mengenai bekerja di Inggris, tidak dalam kehidupan, karena saya tinggal di London dan ini fantastis. Saya bertanya padanya soal pekerjaan dan apa yang ia kerjakan dengan timnya, masalah yang ia punya soal timnya. Pembicaraan itu amat bagus dan mengajarkan saya banyak hal. Amat penting untuk memahami, amat cepat, sikap yang ada di Inggris.”

Ia menambahkan “Kebiasaan di Inggris, misalnya, musik di ruang ganti sebelum pertandingan. Mereka makan telur, para pemain. Ini hanya contoh, dia mengajarkan pada saya untuk memahami itu dan menerimanya, serta fokus pada hal yang lebih penting. Musik di Italia tidak ada di ruang ganti, hanya di headphone. Dan saya mulai mengapresiasi musik ini.”

Tim Muda Everton Mulai Menghasilkan Angka

Tom Davies Ademola Lookmann everton, Tom Davies and Ademola Lookmann everton, Tom Davies, Ademola Lookmann, everton premier league, Everton vs manchester city, Everton vs manchester city 4-0,
Davies dan Lookmann – everton

Tom Davies yang merupakan salah satu gelandang muda dari Everton, belum lama ini mengungkapkan perasaannya setelah ia membantu klubnya dalam menghadapi salah satu klup papan atas di Liga Inggris yaitu, Manchester City.

Dalam pertandingan yang diadakan di kandangnya sendiri, Goodison Park, Everton berhasil menyelesaikan laga ini dengan cukup gemilang. Mereka mampu menurungkan peringkat ke empat klasemen pekan lalu menjadi peringkat ke lima dalam ajang kompetisi Premier League 2016-2017.

Pertandingan  yang berlangsung pada tanggal 15 Januari 2017 tersebut, Everton berhasil menjebol gawang yang dijaga oleh Claudio Bravo sebanyak empat kali tanpa balas dari sang lawan.

Pemain yang baru bergabung dimusim ini pun ditempatkan oleh pelatih mereka yaitu Ronald Koeman sebagai starter dan berhasil menunjukan performa yang ciamik saat berhadapan dengan pemain yang diracik oleh Pep Guardiola, padahal usianya masih muda dan dan belum sarat pengalaman. Hanya saja memang ia pernah menjadi kapten Inggris U-19.

Ia sempat mengungkapkan ketidakpercayaan atas hasil karyanya dalam pertandingan tersebut”Ini mimpi saya untuk melakukan ini, jadi untuk bermain dan melakukan ini, ini sungguh tak bisa dipercaya,”

Memang selain Tom Davies, dalam pertandingan tersebut, Koeman juga menurunkan pemain muda lainnya Ademola Lookman yang hanya selisih satu tahun dengan Davies. Bahkan pemain baru tersebut baru merumput di menit ke 90 menggantikan Ross Barkley sebagai gelandang serang dan menghasilkan angka empat menit setelah ia masuk.

Sang pelatih pun memuji kedua pemain mudanya yang menunjukkan performanya dengan baik. Ia melemparkan pujian kepada pemain yang berusia 18 tahun tersebut “Davies melakukannya dengan baik. dari awal dia masuk tim, dia telah menunjukkan kualitasnya, agresinya. Itu adalah tipe gelandang yang dibutuhkan semua tim. Dia tak mencetak gol setiap pekan, tapi golnya hari ini sempurna. Larinya, pergerakannya, penguasaan bola. Ini spesial,”.

Kemudian Ia juga mengungkapkan pujian lainnya kepada pemain muda lainnya yang menghasilkan angka lagi dan memperbesar skor kemenangan timnya yaitu Lookmann. “Ini juga spesial untuk melihat Lookman mencetak gol. Ini gol hebat di debutnya. Kami telah melihat kualitasnya saat kami memantaunya dan dia telah menunjukkannya di level ini. Satu peluang, satu gol,”. Untuk para pencinta sepak bola dan suka adu prediksi dengan teman, bisa mendapatkan prediksi sepak bola di http://www.bfcsoccer.org/, dijamin paling terpercaya dan akurat!

Klopp Tak Khawatir Menghadapi MU Yang Tak Terkalahkan di 11 Laga Terakhirnya

Jurgen Klopp Liverpool, Jurgen Klopp, Liverpool, manchester united, jose mourinho, premier league, liga inggris
Jurgen Klopp – Liverpool

Pelatih Liverpool saat ini yaitu Jurgen Klopp belum lama ini mengatakan bahwa dirinya tak merasa khawatir dalam menghadapi rivalnya di Premier League yaitu Manchester United. Hal ini diucapkan mengingat mereka akan menghadapi klub setan merah tersebut pada tanggal 15 Januari 2017 besok yang sudah memasuki putaran ke 21.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Old Trafford, tim asuhannya akan menghadapi United yang sedang memanas dikarenakan mereka tercatat tim yang diasuh Jose Mourinho selalu menang dalam sembilan pertandingan terakhirnya dilintas kompetisi. Bahkan tercatat mereka tak terkalahkan dalam sebelas pertandingan terakhirnya di Premier League.

Kekalahan terakhir dari United terjadi pada saat menghadapi Chelsea pada tanggal 23 Oktober 2016 lalu pada putaran ke 9 dan menghasilkan kekalahan dengan telak dengan skor 4-0. Namun setelahnya, mereka selalu mampu untuk meraih poin minimal satu poin.

Dalam segi kualitas pemainpun mereka memiliki punggawa yang menjadi permain terbaik di beberapa kompetisi, sebut saja Zlatan Ibrahimovic yang dinobatkan menjadi pemain terbaik Premier League bulan lalu dan Henrikh Mkhitaryan juga menjadi pemain terbaik di negaranya.

Sedangkan disisi lain Liverpool baru saja menelan kekalahan saat menghadapi permainan Southampton dengan skor tipis 1-0. Pertandingan yang dimaksud adalah pertandingan semi final dalam ajang kompetisi EFL Cup dan untungnya laga tersebut baru leg pertama.

Saat jumpa pers menjelang pertandingan melawan setan merah, Klopp mengatakan alasan mengapa ia harus mewaspadai lawannya, “Apa yang saya takutkan? Saat ini semua kemungkinan terbuka. Bisa jadi United tak bermain dalam level terbaiknya pada hari Minggu nanti, tak ada orang yang tahu. Saya tak takut hal semacam ini. Saya punya cukup waktu untuk melihat apa yang akan terjadi. Untuk saat ini saya 100 persen positif dan tak sabar menjalani pertandingan nanti,”

Pertandingan yang mempertemukan antara Liverpool dengan Manchester United sebenarnya juga terjadi diluar lapangan dimana kedua tim sedang dikabarkan saling menginginkan pemain yang sama dari Nottingham Forest yaitu Ben Brereton. Bahkan Liverpool sudah menghubungi langsung klubnya untuk menanyakan kemungkinan Brereton untuk bergabung menjadi pasukan The Reds.

Costa Ingin Tinggalkan EPL Tapi Tak Ingin CSL

diego costa to chinese super league, diego costa, chinese super league, chelsea, premier league, liga inggris, antonio conte
Diego Costa ke CSL

Diego Costa yang merupakan salah satu pemain andalan Chelsea, dikabarkan memiliki keinginan uttung hengkang dari klubnya dikarenakan Ia sangat tidak menyukai permainan sepakbola Inggris (EPL) dan juga badan sepak bola FA.

Seperti yang dituliskan The Sun,  sang pemain kelahiran brasil tersebut telah mengungkapkan perasaannya kepada rekannya tentang yang dirasakannya saat berlaga di Premier League (EPL). Bahkan ia juga sempat mengatakan akan pergi dari Stamford Bridge di bursa transfer musim dingin ini.

Ia juga dikabarkan bahawa dirinya juga telah membuat persetujuan dengan salah satu klub di Chinese Super League (CSL), yaitu Tianjin Quanjian, dengan penawaran yang menggiurkan. Tercatat klub tersebut sudah mengirimkan proposal dengan biaya penebusan sebesar 80 juta poundsterling.  Dan untuk sang pemain, klub tersebut juga bersiap untuk menawarkan Costa dengan gaji bebas pajak senilai 30 juta poundsterling per tahun, plus bonus senilai 5 juta pounds.

Mendengar hal tersebut Sang pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte akan segera turun tangan untuk membereskan masalah ini. Dan mengenai ketidakhadiran sang pemain saat bertarung menghadapi Leicester City dengan skor 3-0, conte sempat mengatakan bahwa penyerang andalannya harus menepi karena cedera punggung. Kemudian timbullah kabar bahwa sang pelatih sempat bersitegang dengan Costa di sesi latihan klub.

Situasi inilah lagi lagi membuat beberapa klub asal Tiongkok tertarik untuk merekrutnya pada bursa transfer musim dingin ini. Sang pemain juga dikabarkan akan menjadi pemain dengan bayaran termahal di dunia jika ia memutuskan untuk menyusul beberapa rekannya yaitu Oscar dan Ramires yang sudah pergi terlebih dahulu ke negeri tirai bambu.

Namun setelah ditelusuri, walaupun tidak betah dengan klubnya saat ini, ternyata Costa dikabarkan tidak ingin menerima nilai kontrak yang sangat menarik dari dari klub papan atas sepak bola Tiongkok terutama pada bursa transfer Januari ini.

Seperti yang diberitakan oleh ESPN, Costa memang dikabarkan tidak ingin berlaga di Liga Inggris (EPL) namun Ia juga tidak berminat untuk bermain di Tiongkok (CSL). Dan karena itulah ia akan berani menolak mahar yang besar. Dan jika ia harus meninggalkan klubnya, sepertinya Atletico Madrid menjadi klub yang ia utamakan untuk meneruskan karirnya.

Hengkang dari MU, Schneiderlin Akan Bawa Everton ke Posisi Yang Lebih Baik

Morgan Schneiderlin Ronald Koeman Everton, Morgan Schneiderlin and Ronald Koeman Everton, Morgan Schneiderlin, Ronald Koeman,  Everton, Premier league, liga inggris, manchster united
Schneiderlin dan Koeman -Everton

Morgan Schneiderlin merupakan pemain gelandang terbaru dari Everton yang baru saja pindah dari Manchester United setelah resmi bergabung pada tanggal 12 Januari 2017 kemarin. Ia sempat mengucapkan rasa terima kasih kepada para pendukung dari Manchester United melalui media sosial karena telah mendukungnya selama berkarir sebagai pemain setan merah.

Pemain yang sudah membela MU dari musim panas 2015 itu dikabarkan sudah ditebus oleh Everton senilai 20 juta poundsterling untuk dapat mengangkut Schneiderlin dengan lama masa bakti sekitar empat setengah tahun.

Pemain asal Prancis tersebut telah berhasil membela MU dengan 39 penampilan di musim lalu akan tetapi semenjak pelatih baru setan merah datang yaitu Jose Mourinho, karirnya seperti berhenti, Ia hanya dimainkan selama sebelas menit saja selama Premier League musim ini, sisanya hanya menghiasi di bangku cadangan.

Namun sang pemain yang berusia 27 tahun  tersebut sempat mengucapkan selamat tinggal kepada para pendukung Manchester United melalui Twitter –nya “Terima kasih pada semua fans atas dukungan anda! Saya mengharap yang terbaik untuk anda semua di masa mendatang,”

Sepertinya Pemain yang pernah membela Southampton itu, kemungkinan akan dimainkan oleh pelatih Everton yaitu Ronald Koeman pada saat mereka menghadapi Manchester City dalam ajang kompetisi Premier League tanggal 15 Januari 2017 nanti.

Koeman memang memiliki hubungan dengan Schneiderlin sebelumnya. Keduanya bertemu pada saat mereka membela Southampton dimana Koeman juga menjadi pelatihnya saat  itu. Dan dengan bergabungnya sang pemain keklubnya diharapkan ilmu yang diberikan lebih mudah diserap dan dipraktekan.

Schneiderlin tidak dimainkan di MU bukan karena pemain yang dibawah rata rata.  Malah Ia merupakan pernah memenangkan Piala FA di United, walau pada akhirnya ia gagal memberikan kesan yang menonjol pada pelatih mereka baik Louis van Gaal maupun Jose Mourinho, sehingga tak mampu mendapat tempat di tim inti.

Ia mengutarakan kepada FFT, “Ada manajer di sini yang saya tahu bisa mengeluarkan kemampuan terbaik saya. Saya mengenal gayanya dan bagaimana permainan yang ia suka. Koeman dulunya pemain besar. Anda harus belajar dari yang terbaik dan dia memberikan saya nasihat yang bagus untuk terus berkembang. Saya senang dan tidak sabar bekerja dengannya lagi,”

Sang pemain pun menambahkan, “Saya ingin klub dengan ambisi besar, karena itulah yang membuat anda berkembang, untuk bermain tiap hari demi meraih target. Klub ini memiliki ekspektasi yang besar dan manajer menjelaskan itu akan butuh waktu, namun semoga kami bisa melakukannya dengan cepat dan membuat semua orang puas.”

“Saya ingin meraih hasil terbaik dan saya punya ekspektasi tinggi untuk membawa klub ini ke tempat yang seharusnya di sepakbola Inggris.” Tutupnya.

Koscielny Perpanjang Kontrak Baru, Wilshere Cari Klub Baru

francis coquelin, laurent koscielny, olivier giroud, arsenal, arsene wenger, sign new contract arsenal, premier league, liga inggris, jack wilshare
Perpanjangan Kontrak Pemain Arsenal

Laurent Koscielny yang merupakan pemain di lini belakang dari Arsenal, yang kemarin pada tanggal 12 Januari 2017 ini telah berhasil melakukan penandatanganan perjanjian kontrak baru dengan klubnya. Pemain berkebangsaan Prancis sebelumnya juga diberikan jabatan sebagai kapten tim pada bulan Oktober tahun lalu memperpanjang masa baktinya di Arsenal sampai 2020 nanti.

Sang pelatih Arsenal yaitu Arsene Wenger, pun sempat melemparkan pujian pada pemain berusia 31 tahun tersebut. Sejak Ia direkrut dari Lorient, salah satu klub di liga Prancis enam tahun lalu, penampilannya semakin menawan.

Sang pelatih mengungkapkan opininya kepada pemain bernomor punggung 6 “Saya percaya bahwa dia (Koscielny) adalah salah satu pemain utama di skuat. Dia adalah pemimpin di lini belakang, terutama menyusul absennya Per Mertesacker (pemain belakang Arsenal).”

Wenger pun menambahkan “Dia memiliki pengalaman terbesar sekarang dan benar-benar menjadi pemain yang kuat di timnas Prancis. Dia jelas merupakan salah satu bek terbaik dunia sekarang, jadi saya amat puas dia mampu memberikan komitmen jangka panjang di sini.”

Penandatanganan kontrak baru Koscielny ternyata dibarengi dengan perpanjangan masa bakti kedua rekannya di Arsenal yaitu Olivier Giroud dan Francis Coquelin. Namun sayangnya manajemen belum melakukan hal yang sama dengan gelandang mereka yaitu Jack Wilshere.

Saat ini, Wilshare masih membela Bournemouth sejak dipinjamkan Arsenal pada tanggal 31 Agustus lalu namun nasibnya masih belum diketahui hingga kini. Memang masa baktinya di Arsenal masih satu setengah musim lagi mengingat ia tidak dapat jatah bermain yang banyak. Namun sepertinya Ia sudah mampu membuktikan performanya saat berada di klub yang meminjamnya.

Hal ini membuat sang pelatih akan berfikir ulang kembali untuk melepaskan sang pemain dan ada kemungkinan yang cukup besar, perpanjangan kontraknya segera menyusul seperti yang sudah dilakukan oleh ketiga rekannya.

Hanya saja manajemen Arsenal masih belum memberikan informasi apapun mengenai masa depan pemain yang berusia 25 tahun tersebut. Dan hal ini membuat sang pemain sibuk mencari pilihan lainnya seandainya The Gunners sudah tidak membutuhkan jasanya seperi mencari klub baru. Malah Ia dikabarkan diminati oleh Everton dan Manchester City.

Mertesacker Tetap Diperpanjang Walau Belum Bermain Musim Ini

santi cazorla and per mertesacker arsenal, santi cazorla, per mertesacker, arsenal, Premier league, liga inggris
Cazorla dan Mertesacker Arsenal

Klub raksasa sepak bola Inggris yaitu Arsenal, beberapa waktu yang lalu dikabarkan akan segera membuka negosiasi perpanjangan masa bakti pemain belakang andalannya, Per Mertesacker. Memang pemain berusia 32 tahun tersebut belum pernah merumput lagi di musim ini dikarenakan cedera lutut yang sangat parah sejak tanggal 25 Juli 2016 lalu.

Namun ternyata pemain asal Jerman tersebut masih ingin tetap dipertahankan oleh klubnya walau dengan kondisi tersebut. Tercatat ia memiliki kontrak di  Emirates hingga musim kompetisi ini berakhir. Bahkan perpanjangan kontrak sang pemain bernomor punggung 4 tersebut akan diselenggarakan segera dan akan dilakukan negosiasi pada bulan ini. Seperti yang dituliskan oleh Sky Sports.

Sebelumnya Arsenal sempat membeli Shkodran Mustafi dari Valencia untuk memperkuat lini belakang pasukannya pada awal kompetisi musim ini dan sepertinya kehadirannya masih memiliki peran penting untuk dapat menggantikan Mertesacker. Bahkan ia mampu menampilkan performa yang cukup baik.

Mertesacker merupakan pemain yang cukup lama di Arsenal. Ia direkrut dari Werder Bremen, salah satu klub yang bermain di Liga Jerman tahun 2011. Ia sudah membela klubnya dan bertarung dalam 207 kali pertandingan akan tetapi sayangnya ia sering mendapatkan kritik karena performanya semakin menurun, malah ada kabar yang mengatakan Ia akan segera dicoret dari pemain Arsenal

Namun nyatanya hal tersebut akan dapat diredam mengingat sang pemain bek tersebut akan mendapatkan perpanjangan kontrak baru, setidaknya Ia tidak akan dibiarkan untuk hengkang dari Arsenal sebagai pemain pinjaman bulan ini. Ia akan tetap membantu Arsenal dalam melanjutkan perjuangannya di lintas kompetisi, baik  Liga domestik maupun Liga Internasional.

Selaku pelatih Arsene Wenger pun mengungkapkan bahwa manajemen akan memberikan perpanjangan kontrak terhadap dua pemainnya yaitu Per Mertesacker dan Santi Cazorla.

Ia mengatakan “Saya pikir kami akan mengambil pilihan untuk memperpanjang masa bakti keduanya. Mereka tidak hanya memiliki mental yang bagus sebagai pemain, namun juga dapat membantu tim secara mental. Kami membutuhkan keseimbangan antara pemain muda dan senior. Mereka memainkan peran penting terkait ini.”

Kemenangan Southampton Melawan Liverpool Dimata Pelatih

Claude Puel Southampton, Claude Puel, Southampton, Southampton vs liverpool, Southampton vs liverpool EFL 12 Januari 2017, EFL 2017
Claude Puel Southampton

Claude Puel yang merupakan pelatih dari Southampton, mengungkapkan rasa bahagianya saat tim yang diasuhnya mampu meraih kemenangan melawan Liverpool dalam ajang kompetisi English Football League Cup (EFL Cup). Pertandingan pagi dini hari tadi tanggal 12 Januari 2017 itu, walaupun menang tipis, Southampton mampu menahan semua serangan The Reds sehingga sang lawan tak mampu menggetarkan gawangnya.

Dalam laga yang diadakan di markasnya sendiri yaitu St Mary’s Stadium, pasukan Puel berhasil menaklukan raksasa sepak bola Inggris dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dari Nathan Redmond dimenit ke-20. Padahal pada dasarnya sang tamu lebih mendominasi permainan terutama dalam hal penguasaan bola namun mereka tidak berhasil dalam menciptakan banyak peluang.

Tentunya kemenangan tanpa kebobolan ini pun disambut suka cita oleh sang pelatih. Hal ini dikarenakan saat mereka terakhir kali mencatatkan clean sheet yaitu pada saat bertanding menghadapi Stoke City pada pertengahan Desember lalu, dan itupun mereka juga tak berhasil membuahkan angka.

Puel mengungkapkan “Ini (clean sheet) bagus untuk kepercayaan diri kami dan ini penting karena kami telah kebobolan banyak gol sejak Boxing Day. Sekarang penting untuk bangkit dari pertandingan buruk dan anda melihat performa hari ini dan ini penting untuk melakukannya secara rutin. Ini kualitas bagus untuk menjadi efisien, klinis dan memiliki semangat bagus ini,”.

Perasaan senang sang pelatih tentu saja lebih dirasakan oleh sang pemain. Nathan Redmond yang berposisi sebagai penyerang mengakui dirinya sangat bahagia saat mencatatkan kembali namanya di papan angka setelah lama Ia tak mencetak gol dimusim ini. Terakhir kali ia menggetarkan gawang pada saat pertandingan pekan ke 9 Premier league melawan Manchester City pada tanggal 23 Oktober 2016 lalu.

Ia mengatakan “Ini sudah cukup lama sejak saya mencetak gol. Saya bisa saja, mungkin, mencetak tiga atau empat gol, tapi saya bekerja keras untuk menjadi lebih klinis. Pelatih mengatakan kepada saya bahwa dia senang melihat saya di posisi mencetak gol dan ini akan datang. Di hari lain saya bisa mencetak hattrick, tapi saya senang untuk mendapatkan gol saya dan kami menang,”.